Collectoritis Style

Style ini biasanya dilakukan aquascaper pemula

DUTCH STYLE

style yang dipakai sejak tahun 1930an, diperkenalkan oleh bangsa Belanda. Cirinya, tanaman yang digunakan antara 10-12 spesies. Dan susunan tanamannya cenderung bergerombol. Warna antara tanaman disusun sehingga serasi dengan tanaman sekitarnya.

IWAGUMI STYLE

Yang paling utama dalam gaya aquascape ini, adalah susunan batu-batuan di dalamnya. Dipopulerkan oleh Takashi Amano juga. Ada empat buah jenis batuan dalam Iwagumi Style, yaitu Oyaishi, fukuishi, soeishi dan suteishi.

Nature Style

Mengutamakan kealamian dalam formasi, bisa menyerupai bentuk suatu taman, hutan. Dipopulerkan oleh Takashi Amano di tahun 1980an.

El-Nature Style

Style ini lebih mengacu ke ekosistem asli untuk habitat penghuninya.

Tampilkan postingan dengan label Fish. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fish. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Januari 2014

Ramirezi


Apakah sudah pernah ada thread yang bahas tentang ikan Ramirezi?
Menurut den mas Wiki, speknya seperti berikut ini:

Kingdom: \tAnimalia
Phylum: \tChordata
Class: \tActinopterygii
Order: \tPerciformes
Family: \tCichlidae
Subfamily: \tGeophaginae
Genus: \tMikrogeophagus
Species: \tM. ramirezi

Ram cichlids liar sering lebih berwarna daripada rekan-rekan yang dibesarkan di akuarium atau kolam, yang di peternakan disuntik dengan hormon untuk mendapatkan warna yang lebih cerah, meskipun ini membuat kira-kira satu dari empat laki-laki subur. Spesimen Ram jantan biasanya memiliki beberapa garis pertama dari sirip dorsal diperpanjang, namun peternakan telah membuat beberapa betina yang juga menunjukkan hal ini. Ada juga fakta bahwa, ketika dekat dengan pemijahan, Ram betina memiliki blush merah muda atau merah pada perut. 

Ram betina juga memiliki kemilau berwarna biru di atas tempat tepat di bawah sirip punggung, dan Ram jantan tidak menunjukkan hal ini. Jantan mencapai panjang maksimum tujuh sentimeter, dan betina biasanya sedikit lebih kecil.

by google

by google

by google

by google

Senin, 23 Desember 2013

Tips Pemijahan Ikan Komet


1. Wadah Pemijahan
Untuk wadah bisa menggunakan aquarium, kolam, bak fiber/terpal atau baskom besar. Wadah baiknya dicuci bersih dan pastikan bebas dari bakteri jahat yang bisa mengancam kesehatan ikan. Pastikan ukuran wadah sesuai dengan isi ikan yang akan di nikahkan, serta bila dirasa perlu, bisa ditambahkan aerator agar air kaya akan oksigen, siapa sih yang mau "ehm-ehm" di tempat yang sempit dan sesak 

2. Air
Pastikan air yang digunakan aman dan tidak mengandung zat berbahaya, misalnya air PAM sudah terkenal mengandung klorin yang bisa berbahaya buat ikan. Air bisa diendapkan dulu selama 24-48 jam, atau kalo males nunggu bisa pakai anti-klorin yang udah banyak dijual di pasaran

3. Media Pemijahan
Karena ikan komet adalah ikan yang meletakkan telur nya pada substrat maka perlu dpersiapkan media untuk ikan meletakan telurnya. Media yang bisa dipergunakan adalah tali rafia yang di-iris halus sehingga menyerupai akar tanaman lalu ditenggelamkan di air, atau bisa juga menggunakan tanaman air berakar cukup lebat seperti eceng gondok. Bila mau repot bisa bikin kakaban ijuk kayak para peternak ikan gede-an . Pastikan juga media bebas dari bakteri berbahaya, caranya bisa direndam dengan obat mythlene blue (biasa disebut juga obat biru) untuk sterilisasi.

4. Pemilihan induk
Pilihlah jantan dan betina yang berkualitas baik bentuk tubuh maupun warna sehingga bisa diperoleh anakan yang ciamik juga. Ciri ikan yang siap kimpoi biasanya suka kejar-kejaran sambil cium-cium bokong (maaf ) dan sudah cukup umur, biasanya umur 8 bulanan sudah bisa dipijah. Pastikan si betina sudah menyimpan telur dan si jantan bisa menghasilkan sperma (cara mengeceknya bisa diurut pelan pada perut.

5. Proses memijah
Biasanya rasio terbaik dalam memijahkan ikan adalah 1 Jantan : 2 Betina, selalu usahakan jangan memberi rasio jantan lebih banyak karena ada beberapa ikan bisa stress bila terus dikejar oleh para pejantan. Masukkan indukan terpilih ke wadah yang telah disiapkan dan jangan lupa media untuk meletakkan telurnya. Biasanya pemijahan si ikan akan berlangsung malam sampai dini hari, di alam liar pemijahan paling sering terjadi di musim hujan. 

Pada pagi hari bisa dicek media pijahnya apakah sudah ada telur atau belum, bila sudah ada selamat anda sukses memijahkan ikan anda. Segera pindahkan indukan dari wadah agar tidak memakan telurnya sendiri, atau bisa juga media nya yang dipindahkan ke wadah penetasan yang sudah dipersiapkan dengan algae atau lumut yang bisa jadi pakan alami burayak ikan.

6. Penetasan telur dan pemeliharaan burayak (anak ikan)
Dalam waktu sekitar 2-3 hari biasanya telur akan mulai menetas, bila semua sudah menetas media pijah bisa diangkat. Larva ikan tidak perlu diberi makan selama 2-3 hari karena masih memiliki nutrisi dari kantung telur. Untuk pakan anak ikan biasanya bisa menggunakan kuning telur rebus (awas jangan terlalu banyak karena bisa mencemari air), pelet yang digiling halus, atau microworm. Berikan secukupnya saja jangan berlebihan. Menurut info yang saya baca di usia 2 minggu sebaiknya mulai ada sedikit pergantian air agar lebih sehat karena air sudah terlalu lama. Di usia sebulan biasanya bentuk dan warna anak ikan bisa mulai terlihat.

Sejarah Komet Fish


Ikan Mas Komet (Carassius Auratus) atau biasa dipanggil ikan komet memiliki ciri fisik yang sangat khas dari ikan lain, bentuknya yang sedikit agak memanjang dengan ekor yang biasanya panjang gemulai menjadi pembeda dari ikan lainnya.

Utuk asal mula munculnya ikan komet ada 2 versi, TS juga tidak tahu mana yang benar tapi keduanya akan ditampilkan kutipan artikelnya.


Sejarah pertama:
Ikan berpostur ramping ini pertama kali dibudidayakan oleh masyarakat Cina pada tahun 1729. Awalnya bentuk ikan komet ini seperti ikan maskoki. Karena kedua jenis ikan mas ini masih satu kerabat, yakni dari keluarga Cyprinidae. Pada zaman Dinasti Ming (tahun 1368-1644) popularitas ikan komet makin menanjak. Setelah itu, penyebaran ikan komet berkembang sampai ke Negeri Sakura.


Sejarah kedua:
Ikan komet dikembangkan di Amerika sekitar akhir abad ke-19. Nama komet diambil dari nama benda angkasa yaitu komet Halley. Ikan komet memiliki ketahanan tubuh yang lebih baik dibandingkan dengan ikan maskoki. Dengan harga yang murah, ikan komet banyak diminati oleh konsumen ikan hias.

JANTAN

1. Badan ramping, terkesan kekar
2. Tutup insang kasar bila diraba (bila sudah dewasa/siap kimpoi)
3. Bila perut bawah dekat kelamin dipijat pelan akan keluar cairan putih
4. Menurut info lubang dubur jantan berbentuk lonjong
5. Ekornya panjang gemulai (katanya sih, masih belum ada cukup bukti)
6. Sang pengejar sambil menabrak pantat ikan lain (uda siap tempur )

BETINA

1. Badan cenderung gemuk apalagi dibagian perut, tidak terlihat kekar
2. Tutup insang halus bila diraba
3. Bila perut bawah dekat kelamin dipijat pelan akan keluar oranye kemerahan, bila sudah siap kimpoi yang keluar adalah telur ikan
4. Menurut info lubang dubur betina berbentuk bulat
5. Ekornya agak pendek dan tidak gemulai (katanya sih)
6. Biasanya jadi korban yang dikejar-kejar, pantat nya di tabrak-tabrak

sumber

Minggu, 24 November 2013

IKAN PEMAKAN ALGAE

Bronze Cory


Corydoras Sterbai

Crossocheilus siamensis


Otocinclus

Panda Corydoras

Plecoseril

Twig Catfish

BERSIFAT AGRESIF

Angel Fish

Congo Tetra

Congo Albino

Diamond Tetra

Golden Pencilfish

Rainbow Fish

Rainbow Shark

Redline Torpedo Barb

Symhysodon discus

Tiger Barb

IKAN TIPE TENANG


Black neon

Boraras Brigitae

Boraras Maculata

Cherry Barb

Chocolate Gourami


Eye Spot Rabora

False Harlequin

Green neon

Guppy


Iriatherina Werneri

Neon Api

Neon Hongkong Tamron

Rabora Galaxy

Rednose Medicineman

Sawbaw

Serpai Tetra Slayer
Cardinal Neon

Tetra Neon